Dampak Gempa Bumi Flores Bagi Pelaku Pariwisata

Opini 24 Aug 2026 08:20 2 min read 198 views By Yanto Wangge

Share berita ini

Dampak Gempa Bumi Flores Bagi Pelaku Pariwisata
" Pariwisata Sangat Rentang Dengan Bencana Alam Seperti Gempa Bumi, Banjir dan Tanah Longsor"

 

Gempa bumi yang melanda Flores pada tanggal 15 Agustus 2026 memberikan dampak besar terhadap sektor pariwisata dan kehidupan para pelaku usaha di daerah terdampak. Pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan penting bagi masyarakat Flores, sehingga ketika terjadi bencana, aktivitas ekonomi ikut mengalami gangguan.

 

1. Menurunnya jumlah wisatawan

Pasca gempa, wisatawan cenderung menunda atau membatalkan perjalanan karena khawatir terhadap keselamatan. Kondisi ini menyebabkan jumlah kunjungan wisatawan menurun secara signifikan.

 

2. Pendapatan pelaku pariwisata berkurang

Hotel, homestay, restoran, warung, pemandu wisata, sopir, penyedia rental kendaraan, agen perjalanan, hingga pelaku UMKM mengalami penurunan pendapatan karena berkurangnya wisatawan.

 

3. Gangguan terhadap usaha penginapan

Sebagian penginapan dapat mengalami kerusakan bangunan maupun fasilitas. Pengelola juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pemeriksaan, perbaikan, dan memastikan keamanan tamu.

 

4. Aktivitas perjalanan wisata terganggu

Kerusakan jalan, fasilitas umum, maupun akses menuju destinasi wisata dapat menghambat perjalanan wisatawan dan distribusi kebutuhan usaha pariwisata.

 

5. Dampak terhadap tenaga kerja

Ketika jumlah wisatawan menurun, kebutuhan tenaga kerja juga dapat berkurang. Hal ini dapat memengaruhi pendapatan karyawan hotel, restoran, pemandu wisata, sopir, dan pekerja sektor pariwisata lainnya. 

 

6. UMKM ikut terkena dampak

Pedagang makanan, kerajinan tangan, oleh-oleh, kain tenun, serta produk lokal sangat bergantung pada kunjungan wisatawan. Penurunan wisatawan berarti berkurangnya pembeli dan omzet usaha.

 

7. Citra destinasi wisata perlu dipulihkan

Setelah kondisi aman, diperlukan upaya bersama untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat dan wisatawan bahwa destinasi yang telah dinyatakan aman dapat kembali dikunjungi.

 

Harapan untuk Pariwisata Flores

Pemulihan pariwisata membutuhkan kerja sama pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Keselamatan wisatawan dan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

 

Setelah kondisi dinyatakan aman, Flores perlu kembali dipromosikan sebagai destinasi wisata yang aman, indah, dan siap menerima wisatawan. Dukungan terhadap hotel, homestay, restoran, transportasi, pemandu wisata, UMKM, dan usaha lokal sangat penting agar perekonomian masyarakat dapat bangkit kembali.

 

Para Pelaku Pariwisata Moni Kelimutu ( P3MK) Mengharapkan Pemerintah Kabupaten Ende memberikan Sumbangan kepada pelaku Pariwisata yang ada di Moni. Dengan Adanya Gempa Bumi pada tanggal 15 Agustus 2026, para pelaku kehilangan penghasilan. Banyak pelaku Pariwisata yang usahanya rusak seperti, penginapan dan restoran. Dari tanggal 15-24 Agustus dari pihak dinas Pariwisata Kabupaten Ende belum pernah turun ke Moni untuk mendata kerusakan dan memberi bantuan. 

 

Bangkit bersama, pulihkan pariwisata Flores, dan dukung pelaku usaha lokal.

Radar Kelimutu
Chat with us on WhatsApp